DPP PDI-P mengundang cagub yang mendaftar ke partainya. Diantaranya Ali Mufiz yang diundang. Sudah tradisi bagi calon yang mendaftar pasti diundang DPP untuk daya tawar nantinya. Nampaknya pihak pak Mufiz bila selalu ditanya tentang pencalonannya, jawabnya ngomong politik ora ono juntrunge. Sehingga PKB yang sejak awal menunggu kesanggupan pak Mufiz tidak memperoleh jawaban yang pasti dan memberi isyarat tidak maju, maka pilihan jatuh ke Agus Suyitno. Namun nama ini akan diumumkan paling cepat akhir Februari. Bilamana waktu yang mendesak menjelang Juni tentu akan mempunyai sedikit waktu untuk sosialisasi. Secara terpisah sosok Agus Suyitno seorang pensiunan militer yang pintar. Ini bisa diketahui dari ungkapan masyarakat yang pernah mendengar dan bertemu Agus semasa masih aktif dalam forum forum diskusi. Ungkapan tersebut adalah “ini tentara yang pintar” kedepan bisa dijadikan panutan. Demikian ungkapnya. Sehingga pihak PKB dengan melalui pertimbangan pertimbangan pilihannya jatuh ke Agus Suyitno.