Menjelang pilgub 22 Juni mendatang, prediksi angka golput akan naik menjadi kisaran 30 %. Angka ini diperoleh dari rata rata golput pada pilkada tingkat Kabupaten/Kota di Jateng. dari 23 Kab/Kota yang telah menjalankan pilkada rata rata golput 22%. Golput terjadi karena kejenuhan para pemilih yang sering terjadi sejak pemilu 2004. Disamping itu yang terpilih adalah yang pernah menjabat sebelumnya, hanya satu pejabat lama yang tak terpilih karena ada permasalahan dengan warganya. Pilgub mendatang masing masing calon akan fight bertarung karena pejabat incumbent tidak maju lagi. Sehingga masing masing calon bisa mengatur strategi untuk meraih suara di tiap tiap wilayah. Pilkada mendatatang yang menang adalah yang bisa menggerakkan massanya ke TPS TPS. Ini menjadikan pekerjaan ekstra keras para team sukses dan juga butuh dana yang luar biasa banyak untuk merebut kursi Jateng satu ini.