Dalam pertemuan kawan kawan untuk sumbang pikir pada pengembangan ekonomi di Jateng yang dihadiri oleh para tokoh tokoh dibidangnya terdapat pendapat bahwa kondisi Jawa Tengah selama ini dipimpin oleh kalangan militer dan mengedepankan stabilitas. Ini terbukti sejak kepemimpinan gubernur gubernur sebelumnya. Tapi bagai mana kemajuan ekonominya masih dirasakan stagnan saja. Dengan landasan tersebut ada usulan untuk mencoba bagaimana bila gubernur mendatang tidak dari kalangan militer. Karena dari militer pasti mengikuti perintah atasan atas kebijakan kebijakannya nanti. Alasan ini dicontohkan pada pengembangan ekonomi belum ada keberanian memindahkan pelabuhan ke wilayah Kendal dan Bandara ke wilayah Demak Kalau pelabuhan dan bandara masih seperti sekarang Jateng akan terus ketinggalan dengan privinsi lain. Dibutuhkan gubernur yang mempunyai inovasi dan berani membuat terobosan terobosan untuk perkembangan Jawa Tengah dan meminimalkan kemiskinan. Adakah yang berani, ini ditunggu masyarakat adakah program riil yang akan dilakukan gubernur mendatang dalam kampanyenya nanti. Kita tunggu saja.