Kemenangan calon gubernur Jabar dan Sumut yang diusung PKS merupakan kebanggaan tersendiri bagi pendukung PKS. Namun warga Semarang menyayangkan sikap PKS di Semarang dalam mengusung calonnya. Bila yang diusung bukan pak Sukawi PKS tentu akan mengikuti Jabar dan Sumut. Inilah yang menjadi tantangan PKS kedepan. Masyarakat bertanya tanya kenapa PKS mengusung Sukawi. Padahal Sukawi si Semarang sekarang pamornya sedang menurun. Kalau dilihat sebagai kandidat yang banyak uangnya memang benar. Bahkan disinyalir akan bermain dalam injury time karena amunisi sudah disiapkan sejak lama dan cukup banyak. Ini juga telah ditakutkan oleh rivalnya dalam maju pilgub mendatang. Untuk menekan laju Sukawi lawan lawan politiknya juga sudah pasang kuda kuda. Sehingga kelihatan mengandalkan suara dari guru saja. Dalam tubuh partainya sendiri saja tidak dilibatkan sebagai team suksesnya. Masyarakat melihat Sukawi mengandalkan relawan relawan atau media center yang dibentuk di beberapa daerah yang tidak melibatkan partainya. Sekarang tinggal bagaimana PKS berjuang dalam meraih suara terbanyak. Kita menunggu saja hasilnya. Jateng apakah sama atau tidak dengan Jabar.