Mengamati proses penghitungan suara di TPS kami. Setelah pagi hingga siang hari pelaksanaan pencoblosan cukup tertib. Kebanyakan dilingkungan TPS kami masyarakatnya kebanyakan dari bakul blanjan, tukan batu, dan sebagian pegawai negeri termasuk juga sebagai guru. Tingkat partisipasi masyarakat 60 persen yang menggunakan hak suaranya. Sejumlah TPS yang kami kunjungi posisi urutan teratas diduduki pasangan Bibit-Rustri diikuti Sukawi-Sudharto dan pasangan Bambang-Adnan. Mengacu pada pilpres yang lalu di TPS yang kami kunjungi hasil akhirnya dapat dikatakan sebagai representasi kemenangan pasangan yang memperoleh urutan pertama. Ternyata dugaan kami benar. Hasil hitungan cepat sore hari yang ditayangkan tulisan berjalan di TV one menunjukkan kemenangan sementara pasangan Bibit- Rustri. Padahal antribut pasangan ini ditempat kami sangat minim. Ternyata konsep yang ditawarkan Bali Ndeso mengena di hati wong cilik. Sehingga mereka rela dengan sendirinya datang ke TPS untuk memberikan dukungan pada pasangan Bibit-Rustri ini. Bibit menggunakan momen yang pas dan bahasa wong cilik umumnya dipakai masyarakat Jateng. Disamping itu mesin Partai juga berjalan baik memanfaatkan kesempatan seoptimal mungkin. Untuk mencuri angka bagi yang tidak menggunakan hak pilihnya.