Harga mati yang ditetapkan kader PDIP terhadap ketua umumnya sebagai Capres 2009 mendatang sangatlah berat. Dan ini menjadi tantangan berat para kadernya untuk memenangkan pertarungan Pilpres Juli mendatang. SBY masih diatas angin lebih jauh dan popularitasnya hingga saat ini masih bagus dimata masyarakat. Mega yang terkesan pada saat ini suka ngenyek berakibat kurang bagus. Apalagi masyarakat tahu bila yang jadi presiden Mega sebenarnya dibelakangnya adalah Taufik kemas yang diplesetkan orang orang peti kemas. Inilah PR bagi semua kader kadernya untuk memenangkannya. Namun bila dilihat fakta dilapangan kapasitas Mega masih dibawah SBY. SBY mampu mengendalikan emosi dan mampu berpikir positif. Itulah permainan di dunia perpolitikan dalam rangkan merebut kekuasaan dan menarik simpati rakyat. Bila pada pilpres Juli mendatang sama yang maju sama halnya dengan pertarungan final pada tahun 5 tahun yang lalu. Dengan kenyataan tersebut diatas SBY masih layak memimpin dan mengenai bekas wakilnya JK hanya akan menjadikan pates patesan saja. Kita tunggu strategi yang dimainkan masing masing team suksesnya. Selamat berjuang dan bertarung menuju kursi Indonesia satu.