Menyimak beberapa iklan Capres di media massa akhir akhir ini, kami coba ingin mengetahui pendapat dari masyarakat. Lek Ran sebagai tukang cukur memberikan pendapat mengenai iklan SBY yang menonjolkan keharmonisan keluarga. Apa katanya, ternyata lek Ran tidak menyukai iklan tersebut kita sebagai bangsa harus punya cita cita mau dibawa kemana negara ini. Kita sudah diremehkan bangsa lain, kalau mau iklan keluarga mbok ya kampanye KB saja. Penduduk kita sudah banyak dan sudah tidak terkontrol lagi. Perlu diperhatikan kembali program kependudukan kita ujar lek Ran. Selidik punya selidik ternyata lek Ran pengagum Prabowo. Wah, ajakan prabowo itu bagus. Kita harus mandiri tapi sayang pasangannya kok Bu Mega. Dia malah memberikan saran kalau bu Mega cukup sebagai ketua umum partai saja. Dia memberikan contoh pada pak Amien Rais bahwa kenekatan maju pada Pilpres 2004 lalu adalah seperti ketidak puasan. Sehingga kapasitas pak Amien sebagai ketua MPR itu sudah pas. Lek, saya tanya tentang iklan pilpres kok jawabnya nglantur. Buru buru lek Ran memberikan klarifikasi bahwa omong soal politik itu bisa ngelantur kemana mana.