Pertarungan menduduki kursi ketua umum Golkar periode mendatang akan membawa pengaruh pada popularitas Golkar dengan slogan mengembalikan kejayaan Golkar. Segala sesuatu yang telah terjadi di dunia ini terutama perihal kekuasaan yang namanya kejayaan tidak bisa dikembalikan. Sebagai contoh bisakah pada masa kejayaan Majapahit dahulu dapat diraih pada waktu sekarang. Atau kejayaan Sultan Agung apakah bisa kembali?. Demikian halnya dengan Golkar bahwa kejayaan yang pernah diraih tidak akan bisa kembali. Namun perbaikan perbaikan dengan menyesuaikan perkembangan jaman inilah yang diperlukan dan akan bertahan dengan waktu dan arus jaman. Kembali pada pertarungan Ical dan Paloh berdasarkan hitungan atau analisis kiprah yang bersangkutan keduanya banyak memberikan kontribusi. Akan tetapi nilai Ical masih diatas Paloh dalam bursa Ketua nanti. Kalau Pak Surya Paloh memang sukses dalam bidangnya tetapi menurut terawangan dalam memimpin organisasi masih kurang bila dibandingkan Aburizal Bakrie. Kita lihat nanti apakah Pak Surya Paloh bisa mengungguli Ical di Munas Golkar mendatang.