Adu gizi pada munas Golkar, istilah ini populer ketika munas yang lalu dengan menghantarkan Yusuf Kalla menjadi ketua umum. Ternyata hingga saat ini kalimat itu semakin jelas dan pemberitaan media juga menyebutkan mengenai hal itu. Itulah kenyataan yang terjadi pada tubuh partai golkar saat ini. Bagaimana dengan mengembalikan kejayaan kalau dalam pemilihan pucuk pimpinannya seperti itu. Masuknya mas Tommy dalam bursa calon ketua juga tidak luput karena punya gizi yang lebih banyak dibandingkan Surya Palloh dan Aburizal Bakrie. Informasi platform partai kedepan tenggelam dengan informasi mengenai gizi ini. Masing masing kubu hanya mengklaim dukungan yang telah diperolehnya. Kalau dibiarkan terus menerus akan menjadi preseden yang kurang baik. Mengingat partai golkar merupakan salah satu asset politik bangsa dalam mengisi kehidupan bernegara.