Soekawi Soetarip ketua DPP Partai Demokrat Jawa Tengah, sekaligus walikota Semarang saat ini prihatin dengan kurang optimalnya dukungan calon walikota dan wakilnya yang direstui dari DPP. Masih lesunya dukungan dari para kader ini disebabkan antara lain adalah gawe besar Pilwakot adalah domain Kabupaten atau Kota, tetapi pihak DPP mendahului memilih memasang Mahfud Ali-Anis Nugroho. Hal ini bisa disebabkan karena pihak DPC kurang persiapan dalam penjaringan para bakal calon walikota. Dalam penjaringan ini sebenarnya bisa mendapatkan nilai tambah terhadap partai di tingkat Kota. Namun ketua DPC yang bernafsu berangkat mencalonkan sendiri sudah dibaca petinggi partai di tingkat Provinsi. Sehingga kawan kawan ditingkat DPC bisa dikatakan ngaplo tidak dapat apa apa dari gawe besar Pilwakot ini karena drop dropan dari pusat. Sebenarnya dalam aturan ini pihak partai dapat membuka lowongan dalam penjaringan bakal calon walikota walaupun pada akhirnya partai telah mempunyai jagonya sendiri. Pelajaran bagi ketua DPC Rudi Nurrahmat untuk masih banyak belajar dalam bermain politik, walau saat ini menduduki ketua dewan di tingkat kota.