Koran lokal di Jateng memberitakan anggota partai Nasdem melakukan mundur massal di Head Line nya setelah mereka berkoordinasi di suatu rumah makan. Sebagai pendatang baru dalam perpolitikan, Nasdem memang layak diperhitungkan dan memang seiring berdirinya partai ini langsung orang berbondong bondong masuk kedalamnya. Tetapi harapan mereka masuk ternyata mendapatkan kekecewaan dengan sistem partai yang dijalankan. Dengan banyak yang mundur dari Nasdem bisa dijadikan pelajaran untuk merekrut kader partai yang benar benar berkualitas. Biasanya kalau mundur secara beramai ramai dan diberitakan di media bisa dikategorikan penurunan citra partai disengaja dan ini terjadi di partai manapun. Kalau sudah tidak cocok ya keluar saja tidak usah panggil wartawan untuk diberitakan. Konsekuensi masuk di dalam partai harus dipersiapkan mental yang kuat karena persaingan antar kader didalamnya juga menjadi kompetisi tersendiri, umumnya ditemukan pada saat pemilu untuk maju menjadi calon legislatif. Hal yang sulit dihindari adalah ketergantungan pada pembuat grand design atau pendiri partai harus di ikuti. Karena penggagas berdirinya partai telah mempunyai dan mempersiapkan sumber daya dan segala sesuatu untuk mencapai visi partai.