Keyakinan Rustriningsih dalam memperoleh rekomendasi dalam bursa Cagub Jateng oleh partainya dapat dipahami karena sejak lama menjadi kader. Bahkan kedekatannya dengan ketua umum Megawati tak diragukan lagi. Tapi kenyataan berbicara lain, Rustriningsih tak diberikan rekomendasi. Komentar dari rekan dan sejawat Rustri tentu menyayangkan langkah yang ditempuh oleh partai Rustri bernaung. Tentu perasaan kecewa pasti ada, itulah resiko bermain politik. Setelah melakukan pengkajian dan menggali informasi mengapa Rustri tak diberikan rekomendasi diperoleh beberapa jawaban dari berbagai responden antara lain adalah kekuatan Rustri di birokrasi kurang kuat, hal ini responden melihat kinerja Rustri dalam mendampingi gubernur kurang tampak perannya sebagai wagub. Kedua yang oleh banyak diketahui masyarakat adalah ketika Rustri mencoba bergabung pada Nasdem. Ketiga, jaringan Rustri yang dibangun di beberapa daerah masih belum kuat perannya didaerah. Inilah sebagian hasil investigasi dari berbagi nara sumber yang dapat dirangkum. Namun itu kita kembalikan pada penilaian masing masing. Setidaknya terdapat pembelajaran dalam pemberian rekomendasi tersebut.